Cinta kau lontarkan lembut dari mulutmu
bagai madu manis tanpa cuka
walau dalamnya adalah kerikil
tak tampak oleh kasat mata
kau agungkan dirimu bagai ratu
kau samarkan sejatimu lewat ucapmu
lalu kau pura - pura rapuh
biar iba dan takluk kepadamu
wanita mana yang tak luluh
hatinya terbius kepalsuan
apapun iya berikan
bahkan matipun wanita itu rela
sejatinya lelaki adalah gagah
bukan sekedar kata kiasan saja
lelaki adalah pemberani
tinju yang salah dan angkat yang benar
lelaki bukanlah bencong
yang hanya semburkan omong kosong
lelaki berani mati
melawan nestapa harga diri
lelaki dan wanita
melindungi dengan segenap jiwa
enyahkan rasa bangga
peduli adalah sebuah etika

Post a Comment