Dunia politik di negeri ini memang menarik, bisa dikatakan
setiap tahun adalah tahun politik. Pro Kontra selalu muncul dan menimbulkan
intrik yang beragam. Politik pun berkembang menjadi komoditas yang mampu memutar roda
perekonomian di negeri ini. Mulai pembuatan banner/baleho, kaos, topi dan
sebagainya untuk mendukung kegiatan politik serta untuk mempromosikan si bakal
calon dalam sebuah pertarungan politik nantinya. Tidak terbantahkan pula bahwa
politik terkadang menimbulkan gesekan antar pendukung. Perang kata baik secara
langsung atau pun melalui media sosial
kerap tersaji.
Seperti saat ini yaitu perang tagar atau tanda pagar. Banyak
beredar kaos dengan tagar #2019gantipresiden dan juga tagar #duaperiode. Kalau kita lihat dari sudut
pandang kreatifitas, maka bisa dikatakan generasi muda negeri ini sangat lah
kreatif dan mampu mengambil sebuah situasi sebagai bahan dagangan. Tak pelak
tagar tersebut di cetak pada kaos yang kemudian dijual. Perputaran uang dari
penjualan kaos tersebut tidaklah sedikit. Geliat para tukang sablon pun kembali
berapi – api. Tanda pagar tersebut pun
kemudian berkembang menjadi sebuah
fenomena di masyarakat. Dijadikan pula tanda pagar tersebut sebagai lelucon
misalnya #2019gantiistri dan sebagainya. Bahkan banyak pulang yang memesan
secra custom atau dengan desain tanda pagar buatan sendiri ( pembeli ).
Maka sebenarnya generasi negeri ini telah mengalami sebuah
progres pendewasaan perpolitikan. Tidak lagi mengarah ke pada permusuhan atau
kebencian terhadap salah satu lawan politiknya. Oleh karena itulah, tinggal
bagaimana para pemangku kepentingan memanfaatka situasi ini. Setidaknya
kreatifitas para generasi bangsa mampu di arahkan menjadi peluang usaha. Tanda
pagar pada kaos memang sebuah bentuk ide terhadap perubahan dan jangan sampai
para pemangku kepentingan justru memanfaatkan situasi seperti ini menjadi
peluang politik hitam/black campain atau menjadi bagian dari provokasi.
Seharusnya ada dorongan agar setiap gejolak politik menjadi sebuah peluang
usaha yang tetap membuat rakyat rukun damai sentosa.
#indonseiakeren
#generasikreatif

Post a Comment