Seorang kakek bersama cucunya sedang berkunjung ke salah
satu rumah sakit dan muncullah kekonyolan seperti ini :
Pagi itu ketika matahari baru muncul dan udara pagi masih
terasa dingin ditemani kabut tipis yang menutupi jalanan, seorang kakek mendapatkan
kabar bahwa saudaranya sedang sakit dan berada di rumah sakit. Kakek
tersebut panik bukan kepalang. Dia mondar-mandir seakan mencari sesuatu. Beberapa
saat dia kelihatan bingung, dan gundah gulana. Terlintas dibenaknya untuk
menemui cucunya. Akhirnya diapun mencari cucunya. Dia bertanya pada ayah dari
cucunya ini dan dijelaskan bahwa anaknya masih sekolah. Kakek tersebut kemudian
berpesan kalau sudah pulang suruh menemuinya untuk diajak kerumah sakit.
Detak jam terus terdengar dan jarum-jarum jam terus berputar
melintasi angka-angka pada jam tersebut. Delapan, sembilan, sepuluh , hingga
sampai pukul dua siang barulah si cucunya ini pulang sekolah.setelah ganti baju
kemudian ayahnya menjelaskan bahwa kakeknya mengajaknya untuk menjenguk saudara
dari kakeknya yang sedang sakit. Bergegaslah anak tersebut menuju rumah sang
kakek dan didapatinya sang kakek telah menunggu di ruang tamu. Terjadi percakapan
beberapa saat dan mereka kemudian naik motor menuju rumah sakit. Rumah mereka memang berada di desa jadi lumayan
jauh untuk menuju rumah sakit yang ada di kota.
Perjalanan hampir 1 jam karena jalan berliku, tanjakan dan
juga harus melalui jalan yang rusak menjadikan perjalanan menjadi lama. Sampai dirumah sakit hari sudah sore. Motorpun
di parkir dan mereka berdua masuk rumah
sakit dan mulai mencari saudara si kakek tersebut. Sayang sekali si kakek tidak
menanyakan diruang mana saudaranya ini berada, si kekek hanya tahu nama rumah
sakitnya saja. Si cucu yang menemani juga bingung sebab diapun tidak tahu nama
saudara kakeknya. Satu persatu lorong rumah sakit mereka datangi. Ruang-ruang
kamar pasienpun juga mereka lihat. Sesekali si kakek melihat dari jendela kaca.
Hampir 30 menit mereka mencari dan seakan mulai kesal karena belum juga ketemu.
Berkat saran si cucu kemudian mereka berdua menanyakan
kepada petugas rumah sakit yang saat
itu berjaga. Petugas tersebut mengecek daftar pasien pada hari tersebut dan
menemukan nama yang dimaksud oleh sang kakek. Petugas rumah sakit menjelaskan
bahwa saudara si kakek dirawat diruang
Mawar. Bergegaslah mereka menuju ruang
mawar. “ cu, cucu ini ya ruang
mawar ?” , “ iya kek kita sudah sampai “. Si kakek ini nyelonong saja masuk
kesalah satu ruangan yang diatas pintunya bertuliskan Ruang Mawar Kelas IIIA dan kakek itupun tampaknya salah kamar.
Kemudian si kakek ini mendekati cucunya dan berucap “ Cu, kok lucu ya itu ada tulisan Kelas IIIA tapi muridnya kok sudah tua
ya “ , sontak saja si cucu seperti mendapat bom nuklir karena tak kuat
menahan ketawa. Si cucupun tertawa terpingkal-pingkal . setelah selesai ketawa,
cucunya pun mengatakan “ haduh kakek, ini bukan sekolahan ini rumah sakit “
kakek masih belum paham lalu bertanya lagi “
kok ada kelasnya “ , “ udahnya kek dari pada aku stres mikirin
kelas ini, lebih baik kita cari saudara kakek “ . Sang kakek masih tampak bingung
dan geleng-geleng kepala dan pencarian terus berlanjut.
Sudahlah, aku sendiri yang nulis cerita ini juga bingung
hehehe.
Makanya belajar supaya kita pintar
~Che, Cerpen rumah sakit ~

Post a Comment